Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tabalong melalui Bidang Telekomunikasi dan Keamanan Informasi bersama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menggelar Kick Off Meeting dan pembukaan kegiatan Information Technology Security Assessment (ITSA), Selasa (13/10/2026), di Aula Lantai 2 Diskominfo Kabupaten Tabalong.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Diskominfo Kabupaten Tabalong, Eddy Suriyani, S.Sos, MA, dan turut dihadiri Kepala Bidang Telekomunikasi dan Keamanan Informasi Mahdiani Fauzi, S.Sos, jajaran pejabat Diskominfo, Tim ITSA dari Direktorat Operasi Keamanan Siber BSSN, perwakilan RSUD H. Badaruddin Kasim, serta tim pengembang aplikasi.
ITSA merupakan layanan pengujian keamanan dari BSSN untuk mengidentifikasi potensi celah keamanan pada sistem elektronik beserta rekomendasi perbaikannya. Pada kesempatan ini, pengujian dilakukan terhadap aplikasi SMART DTSEN yang dikelola Diskominfo dan SIM RS pada RSUD H. Badaruddin Kasim. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut permohonan layanan ITSA yang diajukan Diskominfo Kabupaten Tabalong kepada BSSN pada Mei 2026.
Dalam pertemuan tersebut, Tim ITSA BSSN memaparkan gambaran layanan ITSA, alur pelaksanaan, ruang lingkup objek pengujian, jadwal kegiatan, serta syarat dan ketentuan layanan. Kegiatan dilanjutkan dengan koordinasi teknis antara Tim BSSN dengan pengelola aplikasi, personel server dan jaringan, serta pengembang aplikasi terkait kesiapan pengujian.
“Keamanan siber merupakan fondasi utama dalam penyelenggaraan pemerintahan berbasis elektronik. Melalui kegiatan IT Security Assessment bersama BSSN ini, kami ingin memastikan aplikasi layanan publik seperti SMART DTSEN dan SIM RS benar-benar aman, andal, dan terlindungi dari berbagai ancaman siber. Kami berkomitmen untuk segera menindaklanjuti setiap rekomendasi perbaikan dari BSSN, sehingga data dan layanan bagi masyarakat Tabalong tetap terjaga dengan baik,” ujar Eddy Suriyani.
Rangkaian pengujian keamanan berlangsung hingga 15 Oktober 2026 dan diakhiri dengan pemaparan hasil ITSA. Rekomendasi perbaikan dari BSSN selanjutnya ditindaklanjuti oleh pengelola masing-masing aplikasi.